Hari Buku Internasional & Literasi Anak


Benefit of reading book

Benefit of reading book

Hari ini, 23 April ditetapkan oleh Unesco sebagai hari buku internasional, yang dikenal dengan World Book Day. Lantas, apa kabar kita hari ini? sudahkah kita terbiasa membaca buku? Sudahkah kita membiasakan anak-anak kita mengakrabi buku? Ternyata, meskipun hampir 90% masyarakat kita sudah melek huruf, tetapi tingkat literasi (kemampuan dan kemauan membaca) dan numerasi (kemampuan dan kemauan menghitung) masyarakat kita masih rendah. Berarti masyarakat kita bukan tidak mampu membaca atau (iliterasi), tetapi tidak mau membaca (aliterasi).

Literasi memang sangat penting, karena ada banyak manfaat dengan membiasakan aktivitas membaca pada anak-anak terutama sejak dini. Bagi balita yang belum lancar bicara, membacakan buku cerita dapat membantu mereka untuk mengenal bahasa serta mempercepat perkembangan bicaranya. Selain itu saat dibacakan buku mereka juga akan belajar mengenai ritme dan melodi bahasa yang diucapkan oleh orangtuanya, meskipun saat itu mereka belum bisa mengerti apa yang Anda ucapkan atau yang tertulis di buku tersebut.

Satu hal yang tak kalah penting, dengan dibacakan sebuah buku berarti juga mengasah kemampuan anak untuk mendengarkan dan mempersiapkan anak-anak balita Anda untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi yaitu sekolah. Ada kemiripan antara mendengarkan sebuah buku yang dibacakan oleh orangtuanya dengan apa yang harus mereka lakukan saat bersekolah, yaitu mendengarkan apa yang dikatakan oleh guru mereka. Saat di sekolah mereka sudah terbiasa konsentrasi dan fokus mendengarkan guru menjelaskan, sehingga lebih mudah memahami perlajaran. Banyak sekali manfaat membiasakan membaca buku sejak dini pada anak-anak.

Membuka Cakrawala dan Konsep Baru

Membaca adalah jendela dunia. Berbagai informasi dapat diperoleh dengan membaca. Banyak membaca berarti banyak membuka cakrawala pengetahuan. Anak yang sejak dini terbiasa membaca akan lebih percaya diri karena mereka memiliki segudang informasi. Banyak pula konsep baru yang bisa kenalkan pada anak melalui membaca, mulai dari pengenalan, warna, bentuk, angka, huruf, dan berbagai hal dalam tahapan perkembangan anak bisa kita kenalkan melalui buku.

Melatih otak dan memori

Masa balita adalah saat otak anak-anak berkembang dengan pesat. Kebiasaan membacakan buku pada mereka merupakan latihan yang baik bagi kinerja otak, juga menstimulasi memori mereka untuk lebih mudah mengingat. Otak anak akan belajar memahami setiap kata yang kita bacakan.

Mengembangkan imajinasi dan kreatifitas

Dunia anak-anak dipenuhi dengan imajinasi, penuh dengan khayalan-khayalan. Kesempatan kitalah untuk mengarahkan imajinasi mereka ke arah yang positif dengan membacakan mereka buku. Imajinasi yang positif juga akan memperkaya kreatifitas anak, tentunya ke arah yang positif pula. Informasi yang mereka terima dari buku yang kita bacakan, dapat membantu mengembangkan sisi kreatif otak, karena anak akan terpancing untuk memiliki rasa ingin tahu yang lebih dan lebih. Ini dapat memotivasi mereka membuat suatu inovasi melalui daya imajinasi dan kreativitasnya.

Meningkatkan Keterampilan dalam Berbahasa

Membaca mampu menstimulasi keterampilan berbahasa pada anak-anak. Karena dengan seringnya mereka mendengarkan cerita dari buku yang kita bacakan, akan membuat kosakata mereka semakin kaya. Anak-anak belajar memahami sesuatu dari setiap kata yang kita bacakan di buku, sehingga mereka mampu menceritakan kembali dengan bahasa mereka.Dengan perbendaharaan kata yang semakin banyak, akan membantu anak lebih mudah dalam berkomunikasi. Mereka akan lebih percaya diri dalam berucap karena mereka kaya dengan berbagai kata dan kalimat. Susunan yang baik dalam berbicara pun secara perlahan akan berpengaruh pada cara mereka berkomunikasi.

Membangun Kecerdasan Emosional dan Kepekaan Empati

Membacakan buku pada anak bisa membangkitkan kecerdasan emosional, karena mereka bisa mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan melalui buku yang kita bacakan. Tokoh yang ada dalam buku yang kita bacakan bisa menjadi contoh bagi mereka. Buku yang kita bacakan juga mampu merangsang empati mereka terhadap lingkungan, maupun sesama makhluk hidup.

Melatih kemampuan berpikir logis

Membaca dapat membantu kemampuan berpikir awal mereka. Ketika ayah bunda membacakan buku untuk anak, mereka akan belajar untuk memahami sebab dan akibat, belajar untuk menjunjung tinggi logika, serta berpikir secara abstrak. Anak juga akan belajar mengenai konsekuensi dari suatu tindakan, dan dasar-dasar apa yang benar dan salah. Biasakan anak untuk berani mengambil keputusan sendiri. Dari keadaan yang mereka hadapi diperlukan kemampuan bernalar, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan yang tepat dari bukti-bukti yang ada. Karena kemampuan bernalar ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Melatih konsentrasi dan fokus

Ketika membaca membutuhkan rentang perhatian yang cukup lama. Ini dapat melatih konsentrasi anak, bagaimana mereka tetap dalam posisi tenang, mendengarkan dan memproses informasi agar diterima dengan baik. Bila anak sudah terbiasa sejak dini dilatih konsentrasinya, maka ia akan lebih mudah untuk melaksanakan serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan hasil yang maksimal.

Membacakan buku pada anak sejak dini, juga akan meningkatkan hubungan yang erat antara orang tua dan anak. Proses membacakan buku merupakan proses komunikasi yang interaktif antara orang tua dan anak. Keceriaan dan kehangatan akan menjalin ikatan emosional antara kedua pihak. Anak akan merasa diperhatikan dan dicintai oleh ayah bunda. Kebahagiaan itulah yang akan membuat mereka merasa dekat dengan orang tuanya. Anak merasa memiliki sahabat terbesar dalam hidupnya yang setia menemani mereka disuasana apapun.

Membiasakan membacakan buku sejak dini juga akan berpengaruh pada minat baca anak. Mereka akan terbiasa mencintai buku, karena sejak dini telah terbangun lingkungan kondusif yang mendukung mereka melakukan aktivitas membaca. Kegiatan membaca bukan lagi sesuatu hal yang dipaksakan karena anak memiliki kesadaran sendiri akan pentingnya membaca. Ini akan sangat bermanfaat saat mereka mulai bersekolah, karena akan memudahkan mereka belajar dan memahami sesuatu.

Buat seluruh orang tua di Indonesia, selamat Hari Buku Internasional, belum terlambat untuk mengajak anak-anak kita mengakrabi buku.

Prillia Verawati