Penggerak


Pada laman ini dapat anda temukan struktur organisasi, anggota dewan penasihat, dewan pengarah, maupun pengurus yang merupakan penggerak utama Bookstart Indonesia . Informasi singkat para penggerak dapat dilihat pada tab-tab yang terkait.

Gerakan Bookstart Indonesia ini dijalankan secara kolaboratif oleh para relawan yang tersebar di berbagai lokasi termasuk beberapa orang yang sedang bermukim di benua Australia dan Eropa. Semua relawan tersebut berkoordinasi di dalam struktur struktur sebagai berikut: Struktur organisasi

Berikut ini adalah anggota Dewan Penasehat Bookstart Indonesia

Dr. Nadirsyah Hosen

NadirsyahDosen senior University of Wolongong Australia ini merupakan pembelajar yang gigih. Lulusan UIN Syarif Hidayatullah jakarta ini berhasil meraih dua gelar master serta dua gelar doktor. Dua gelar masternya diperoleh di University of New England dan Northern Territory University sedangkan Doktornya diraih di University of Wolongong Australia dan National University of Singapore. Pengalaman mengajarnya yang sangat kaya di berbagai universitas internasional seperti University of Queensland, Nanyang International University dan The University of Philippines akhirnya mengantarkannya menambatkan karir akademik di university of Wolongong sejak tahun 2007 silam. Pengarang beberapa buku teks akademik internasional di bidang hukum syari’ah dan hukum Indonesia tersebut juga mengarang buku populer dengan gaya bahasa yang ringan namun sarat makna mendalam seperti “Mari bicara Iman” dan “Ashabul Kahfi Melek 3 Abad”. Wawasannya yang luas tersebut terbentuk sejak kecil dari inspirasi cinta baca, cinta belajar dan cinta ilmu yang diperoleh dari abahnya — mantan Ketua MUI KH Ibrahim Hosen. Pembicara internasional ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand.

Prof. Agus Rubianto

Prof RubiGuru besar Optoelektronika Jurusan Fisika ini saat ini sedang menjabat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI Berlin, Jerman 2012-2015 setelah sebelumnya menjadi asisten atase pendidikan KBRI Berlin sejak 2009. Alumnus ITS, UI dan Universitaet Paderborn Jerman ini, di dalam keluarga sudah biasa membacakan berbagai cerita dan buku pada anak-anaknya terutama di saat sebelum tidur. Terbukti, saat ini anak-anaknya selalu sangat antusias setiap kali pergi ke toko buku, mereka menjadi pelahap dan kolektor berbagai buku apakah itu novel ataupun buku lainnya baik dalam bahasa Indonesia, Inggris ataupun Jerman. Beliau percaya bahwa penanman cinta buku sejak kecil adalah salah satu kunci kemajuan bangsa Indonesia.

Dr. Agus Zainal Arifin

Agus ZainalDekan Fakultas Teknologi Informasi ITS ini menguasai banyak bahasa asing. Selain bahasa Inggris, beliau juga menguasai bahasa Jepang dan Arab. Meskipun bersekolah di SMP dan SMA negeri sejak lulus Madrasah Ibtidaiyah, kegairahan terhadap ilmu tidak menyurutkan beliau untuk mengaji berbagai ilmu agama kepada ulama-ulama di Surabaya dan sekitarnya yang ditempuhnya di antara kegiatan sekolah maupun kuliahnya. Tidak mengherankan jika bacaan beliau sangat luas meliputi berbagai kitab agama karya ulama’ klasik hingga perkembangan keilmuan terkini di bidang risetnya. Ayah dari tiga orang anak ini aktif di berbagai aktifitas sosial kemasyarakat seperti pengembangan pembelajaran dan pemanfaatan ICT di puluhan pesantren di Jawa dan Madura baik secara pribadi maupun sebagai Wakil ketua Rabithah Ma’ahidil Islamiyyah (RMI – Asosiasi Pondok Pesantren Indonesia) dan Lakpesdam NU Jawa Timur. Lulusan Cumlaude di magister Ilmu Komputer UI, serta Doktor lulusan Hirosima University Japan ini di sela-sea kesibukannya masih mengajar kitab Nashoihud Diniyah dan kitab diniyyah lainnya kepada santri-santrinya.

Ir. Arlan Setiawan, M.Sc.

Arlan SPengusaha senior dari Surabaya ini selalu inspiratif setiap kali melakukan presentasi ataupun diskusi. Maklum saja, sejak lulus Teknik Sipil ITS tahun 1974, beliau telah kenyang pengalaman bekerja di perusahaan multinasional ataupun mengelola usahanya sendiri baik di tanah air maupun di Singapura. Aktivitas beliau sangat padat, beliau adalah seorang perintis dan DTM Toastmaster Internasional di Indonesia (organisasi nirlaba untuk mencetak leader dan pembicara internasional), serta Hand Bizcomm (organisasi nirlaba yang memfasilitasi pengembangan entrepreneurship). Kecintaan beliau terhadap buku dan ilmu tidak diragukan lagi, walaupun berpengalaman sebagai pengusaha selama 30 tahun, serta memimpin dan menangani berbagai kegiatan sosial internasional, beliau masih merasa perlu untuk belajar kembali ketika berusia 63 tahun di University of Strathclyde UK dan menyelesaikan dengan predikat distinction. Hari-harinya kini dihabiskan untuk mengembangkan Toastmaster dan Hand-Bizcomm untuk membina pemimpin dan pembicara muda kelas dunia serta melatih dan memfasilitasi para entrepreneur muda.

Herli Salim, PhD.

Herli SalimDosen senior di Universitas Pendidikan Indonesia ini berkonsentrasi di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Beliau menganggap pekerjaannya sebagai amanah untuk mendidik anak bangsa yang mau menjadi guru SD. Masa pendidikannya menjadikan beliau mengalami perubahan lembaga keguruan mulai dari SPG (Sekolah Pendidikan Guru) hingga menjadi PGSD. Konsentrasi penelitiannya adalah pada bidang “early years literasi” atau literasi untuk usia dini. Lulusan program master dan doktor di Deakin University Australia ini merupakan penulis aktif banyak artikel di jurnal internasional di bidang pendidikan dan literasi serta sudah menerbitkan buku ” Membaca yang menyenangkan dengan menggunakan ‘shared reading’. Hal ini merupakan pemanfaatan cerita sambil belajar membaca dan menulis. Saat ini sedang menyelenggarakan penelitian penggunaan bahasa Inggris di ASEAN. Dengan istri tercinta,Ita Suhuda Ekayati, kini sedang merintis pendirian Rumah Baca Dalung untuk memberikan pendidikan literasi bagi anak-anak yang dekat dengan tempat tinggalnya.

Ir. M Nasir Sonni, MT.

Nasir SonniAktivisme seakan sudah menjadi warna dominan di dalam hidupnya, sejak SMA hingga berkarir sebagai dosen di Universitas Andalas berbagai posisi kepimpinan organisasi telah dijalaninya. Hingga saat ini di tengah studi doktoralnya di The University of Strathclyde UK, beliau masih menyempatkan diri sebagai takmir masjid di kampus dan ketua organisasi penerima beasiswa mahasiswa DIKTI se dunia. Pergaulannya yang luas membuatnya memiliki berbagai kolega dan teman di berbagai tempat. Baginya, kesempatan menimba ilmu di luar negeri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk juga membawa hal-hal baik yang bisa diadopsi oleh Indonesia. Oleh karena itu, beliau antusias sekali terhadap gerakan cinta baca yang diwadahi oleh Bookstart Indonesia ini, yang mengadopsi skema serupa di UK. Baginya, buku adalah gudang ilmu dan membaca adalah kunci untuk membuka gudang ilmu tersebut. Menyiapkan generasi atau anak anak untuk menghadapi masa depan dengan jalan mengajak mereka untuk cinta ilmu dan cinta membaca adalah cara terbaik untuk memajukan bangsa.

Director board adalah dewan pengarah Bookstart Indonesia yang bertugas menyusun strategi dan arah gerak lembaga. Dalam menjalankan tugasnya dewan pengarah akan membantu dan memfasilitasi fungsi-fungsi yang ada di dalam pengurus harian Bookstart Indonesia.

Ali Forman

AliAli menyelesaikan Master di bidang Early Childhood Education di Monash University Australia. Sehari-hari menjadi dosen mendidik guru dan calon guru PAUD di Universitas Negeri Semarang. Beliau menjadi patron Rumah Buku Simpul Semarang (RBSS) di mana koleksi pustaka pribadinya dipinjamkan untuk dimanfaatkan di sana. Menggeluti bidang pendidikan anak usia dini, beliau menyadari betul pentingnya mendekatkan anak pada buku sejak belia agar menjadi orang yang mencintai buku dan ilmu di sepanjang hayatnya. Beliau juga prihatin akan adanya deprivasi bacaan berkualitas dan metode pengenalan literasi dini yang baik pada anak. Menjadi harapan beliau melalui Bookstart Indonesia agar membaca dan promosi literasi pada umumnya menjadi salah satu kultur baru keluarga-keluarga kita. Beliau yakin Bookstart dapat menjadi alternatif di tengah kenyataan betapa sulitnya kita mempromosikan literasi dini.

Daru Utomo

Daru Daru adalah ayah dari seorang putri dan berdomisili di Makasar Sulawesi. Beliau terlahir dengan didikan guru dan dibiasakan untuk membaca berbagai jenis buku dari usia dini. Oleh karena itu beliau telah membuktikan dan percaya pada pentingnya penanaman cinta buku sejak dini. Beliau merupakan suporter inisiatif Bookstart Indonesia dan sudah menjadi salah seorang perintis skema ini sejak awal. Beliau menginginkan agar program Bookstart Indonesia bisa menjangkau sebanyak-banyaknya anak indonesia sehingga mereka bisa memiliki kecintaan pada buku serta pada ilmu sedini mungkin. Saat ini beliau adalah manajer East Microsoft Indonesia serta berpengalaman sebagai senior manajer di berbagai jenis perusahaan mulai dari FMCG hingga telekomunikasi seperti Johnson, Kraft dan Nokia di mana sebagian besarnya di bagian pemasaran.

Warsito Tantowijoyo, PhD.

warsitoWarsito baru saja menjadi ayah seorang putri tahun 2014 ini. Menaruh concern pada perkembangan sistem pendidikan di Indonesia serta beberapa kali terlibat sebagai volunter di program pengajaran science goes school. Sehari-hari berkarir sebagai peneliti aktif di Eliminate Dengue Project Yogyakarta. Bekerja di LSM pertanian, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Penulis berbagai jurnal internasional ternama dalam bidang penelitian ilmu-ilmu biologi,ilmu pertanian, lingkungan dan kesehatan.

Novita Ratna Hidayati

Novi Novita adalah ibu dua orang anak (yang kecil masih 2.5 tahun), Berpengalaman bekerja profesional di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan, training, marketing, broadcasting. Besar dalam didikan orang tua guru yang disiplin dan selalu menekankan bahwa buku adalah aset hidup dan jendela dunia. Membaca adalah kebutuhan hidup untuk terus memperluas wawasan dan ilmu. Salah satu pengurus pusat Ikatan Alumni Teknik Elektro ITS (PP IKA ELITS), aktif dalam ElitsCare serta menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan, terutama pendidikan dini dan dasar.

Hasanuddin Ali

Hasan

Hasanuddin adalah Ayah 3 orang putri, yang tertua menginjak kelas 1 SD, anak kedua di TK, dan anak ketiga baru berusia 7 bulan ketika profil ini ditulis. Aktif di dunia riset sejak 15 tahun yang lalu dan sekarang sebagai pendiri lembaga riset Alvara Research Center sejak 2 tahun lalu. Aktifitas sosial saat ini sebagai salah satu pengurus pusat Gerakan Pemuda Ansor NU sebagai Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan UKM dan Pengurus IKA ITS Jakarta Raya.

Dr. Mas Rahmah S.H., M.H., LL.M.

Rahmah

Mas Rahmah adalah ibu dari 2 orang putri. Menaruh concern terhadap dunia pendidikan dan hak k ekayaan intelektual. Sehari-hari beliau adalah dosen Fakultas Hukum Unair sejak tahun 1998 dengan bidang keahlian Hak Kekayaan Intelektual dan Hukum Investasi. Selain itu beliau merupakan ketua sentra Hak Kekayaan Intelektual Universitas Airlangga sejak 2012 hingga sekarang.

Ahmad Irham Fauzi

Fauzi

Fauzi memantapkan pilihannya untuk menempuh jalur home schooling /home education bagi Kikan, putrinya. Bersama sang istri, hari-harinya dihabiskan untuk terus belajar menjadi orang tua yang “mbois”. Aktif di beberapa kelompok home schooling dan parenting seperti Indonesian Homescholer, Charlotte Mason Indonesia dan Klub Sinau. Selain itu beliau berpengalaman sebagai staf ahli di departemen R&D di sebuah perusahaan swasta. Kecintaanya pada dunia parenting dan buku, serta keprihatinannya atas fenomena iliterasi dan aliterasi pada mayoritas anak-anak negerinya, coba ia terjemahkan dengan menggabungkan diri di Bookstart Indonesia, dan menyulap ruang tamu mungil rumahnya menjadi Rumah Baca Nusantara.

Wirawan Agung Nugroho

Wirawan

Wirawan adalah ayah dari 2 orang anak. Sehari-hari merupakan profesional senior bidang supply chain di perusahaan manufaktur otomotif multinasional di Indonesia denan pengalaman lebih dari 13 tahun. Sejak dari mahasiswa memiliki minat dalam kepemimpinan dan gerakan sosial. Sebagai pecinta buku beliau percaya bahwa generasi muda perlu dibina sejak usia dini dan mengajarkan anak-anak cinta buku dan ilmu adalah kunci kemajuan bangsa.

Robert M.Bus.

robertRobert memiliki pengalaman sebagai professional project-project community development, rural development dan capacity building untuk beberapa lembaga charity internasional seperti: Yayasan Solidaritas Sedon Senaren (YS3L), World Vision Australia, World Vision, maupun Swiss Foundation for Technical Cooperation. Selain itu beliau adalah seorang pengusaha dan manajer perusahaan di Nusa Tenggara Timur serta aktif dalam beberapa gerakan literasi dan rumah baca koumitas di daerah-daerah terpencil di NTT.

Zamronny Madjid

Zam1

Zamronny merupakan ayah dari 2 anak, berpengalaman sebagai manajer Sumber daya manusia maupun konsultan di beberapa perusahaan nasional maupun multinasional terkemuka. Beliau adalah senior konsultan di First Asia dan merupakan pendiri Next Idea Consultant dengan klien dari berbagai perusahaan ternama di seluruh Indonesia (Astra, Kalbe Farma, Honda, Mulia Group, Adira). Berbekal passionnya di bidang pengembangan SDM beliau adalah nara sumber terkemuka di forum-forum seperti HRD opensource Indonesia, SDM-List, HRM, HR Community. Selain menggeluti bidang HRD, manajemen kinerja dan dunia konsultan, beliau juga membina komunitas teater di SMA Singosari Malang.

Al Khanif

HanifAl Khanif adalah staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Jember. Pernah menjadi guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 17 Agustus Banyuwangi pada tahun 2006-2007 sebelum akhirnya berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studi ke jenjang Master dan Doktor. Selain kesibukan mengajar, dia juga pernah menjadi guru volunteer di SMP Terbuka Antirogo Jember Jawa Timur. Saat ini sedang mengumpulkan referensi buku-buku bacaan untuk program perpustakaan masyarakat di Jember Jawa Timur yang digagas bersama istrinya.

Dina Afrianty, PhD.

DinaPeneliti Islamic studies, political science dan kajian civil society ini memiliki background akademik yang sangat kuat. Menyelesaikan master dan PhD-nya di University of Melbourne membuatnya memiliki karir yang cemerlang di bidang penelitian dan gerakan civil society di Indonesia. Beberapa posisi penting lembaga nasional maupun internasional pernah dipegangnya seperti: kepala departemen hubungan Internasional UIN Jakarta, deputi direktur Center for the Study of Islam and Society, serta project officer Asia Foundation untuk implementasi CSO – komponen penguatan Australia Indonesia Partnership for Justice. Saat ini Dina masih menjadi Postdoctoral Research Fellow di almamaternya University of Melbourne.

Ahmad Mughni.

MughniAhmad Mughni adalah ayah dari 2 orang putri yang masih balita. Selama melanjutkan study di Skotlandia, beliau sangat terkesan dengan perhatian yang luar biasa dari pemerintah Scotlandia terhadap tumbuh kembang anak (salah satunya adanya program Bookstart dan local library yang kids friendly). Dua tahun merasakan sendiri manfaat program bookstart di United Kingdom, beliau sangat merasakan dampak positif program ini terhadap tumbuh kembang putri-putrinya. Oleh karena itu, beliau bersama istri bertekad untuk mengadopsi skema tersebut untuk diterapkan dan disebarluaskan di Indonesia melalui Bookstart Indonesia. Alumni University of Melbourne Australia dan University of Strathclyde, UK, sehari-hari beiau adalah dosen Teknik Industri di Madura. Pendiri SMESTA – Centre dan aktif di Ikatan Sarjana NU Sidoarjo dan Surabaya.

Murniati Mukhlisin.

Murniati MukhlisinMurniati Mukhlisin yang diakrab dipanggil Ani ini adalah Mahasiswi S3 bidang Akuntansi Islam tingkah akhir di University of Glasgow, Skotlandia, Inggris. Bersama suaminya, Luqyan Tamanni telah menerbitkan sebuah buku “Best Seller” berjudul “Sakinah Finance” dan telah membawakannya dalam bentuk talkshow dan pelatihan ke lebih dari 1,700 peserta di tanah air, beberapa kota di Inggris dan Amerika, serta di UAE dan Jepang. Profesi Ani adalah sebagai anggota manajemen di STEI Tazkia, Bogor dan duduk sebagai anggota pengurus di beberapa yayasan. Ani dan suami mempunyai perpustakaan berkatalog di rumah baik di ruang tamu maupun di kamar tidur ketiga anaknya. Mereka bercita – cita dalam waktu 10 tahun akan berhasil mengumpulkan 50 ribu buku di perpustakaan pribadi di rumahnya. Layyina, putri sulungnya sangat takjub akan gerakan membaca dan menulis (Bookstart, Booktime, dan Booked Up) yang didapatinya selama bersekolah tingkat SMP di Inggris dan juga pelayanan perpustakaan lokal tempat dia dan adik-adiknya meminjam buku hampir tiap pekan. Dia berazam akan mendirikan “Local Library” yang dapat diakses oleh anak – anak penduduk kampung di bawah Gunung Pancar, Bogor.

Yulina Eva Riany.

yulina1Ibu asal Lampung ini adalah kandidat PhD Psikologi Pendidikan di The University of Queenland Australia. Selain banyak menulis di berbagai jurnal ilmiah, Yulina juga merupakan penulis produktif berbagai artikel terkait psikologi pendidikan, psikologi perkembangan serta pengaruh media pada anak di berbagai media massa nasiona. Dengan tekatnya di mengabdikan diri pada keluarga, masyarakat dan pegetahuan, bergabungnya alumni Flinders University dan IPB ini di jajaran dewan pengarah Bookstart Indonesia, akan membawa banyak manfaat bagi kerja-kerja Bookstat Indonesia ke depan.

Berikut adalah profil pengurus harian Bookstart Indonesia

Direktur Eksekutif

FauziFauzi memantapkan pilihannya untuk menempuh jalur home schooling /home education bagi Kikan, putrinya. Bersama sang istri, hari-harinya dihabiskan untuk terus belajar menjadi orang tua yang “mbois”. Aktif di beberapa kelompok home schooling dan parenting seperti Indonesian Homescholer, Charlotte Mason Indonesia dan Klub Sinau. Selain itu beliau berpengalaman sebagai staf ahli di departemen R&D di sebuah perusahaan swasta. Kecintaanya pada dunia parenting dan buku, serta keprihatinannya atas fenomena iliterasi dan aliterasi pada mayoritas anak-anak negerinya, coba ia terjemahkan dengan menggabungkan diri di Bookstart Indonesia, dan menyulap ruang tamu mungil rumahnya menjadi Rumah Baca Nusantara.

Bendahara

AdatulAdatul Mukarromah dibesarkan di lingkungan pondok pesantren Bungah Gresik yang selalu mengajarkan pentingnya membaca dan menuntut ilmu. Tumbuh dalam keluarga guru, pendidikan dan aktifisme sudah menjadi nafas Adatul sejak sekolah di Madrasah Tsanawiyah dengan bergabung di IPPNU dan mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an. Semasa kuliah di Statistika ITS, Adatul juga aktif dalam pembinaan anak-anak SMA Yapita di Keputih Sukolilo dalam organisasi Sekolah Rakyat. Meskipun sempat bekerja di industry setelah lulus, panggilan jiwanya sebagai pendidik membawa ibu dua orang anak ini kembali ke kampus dan sejak 2004 sampai sekarang dipercaya untuk menjadi dosen di Jurusan Statistika ITS Surabaya.
alifIbu dua anak yang lebih memilih menemani dan mendidik anak nya sendiri dibandingkan bekerja di luar ini adalah lulusan Teknik Industri ITS tahun 2004. Sebelum fokus penuh ke keluarga, Lif pernah bekerja di tim konsultan IT pemerintah kota Surabaya untuk eprocurement dan hampir bekerja di Diploma IPB, walaupun pd akhirnya tidak diambil karena alasan anakanak. Laut dan sawah adalah 2 tmpat yang selalu membuatnya merasa nyaman. Saat duduk di bangku SD, Lulusan MAN Denanyar Jombang ini suka sekali membaca cerita anak-anak, dan selalu merasa bahagia saat menemukan buku cerita usang di laci-laci lemari keluarga atau di perpustakaan sekolah yg jarang sekali dibuka. Hingga saat ini selalu berusaha mendekatkan anak2nya pada buku agar mereka juga cinta membaca.

Dept. Riset & Perencanaan Program

HasniBunda Uswatun Hasanah biasa dipanggil Hasni oleh orang-orang disekitarnya. Sejak muda senang berpetualang, berinterkasi dengan alam sekitar. Kegemarannya ini mengantarkannya aktif di Organisasi Pecinta alam di SMA nya. Selepas SMA, melanjutkan kuliah di jurusan Kimia ITS, juga masih aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan di kampusnya. Menikah ketika sedang kuliah, setahun kemudian melahirkan anak pertamanya membuatnya memilih untuk fokus mendidik anaknya sendiri setelah lulus kuliah. Meraih gelar MSc nya di Norwegian University of Science of technolgy di program Environmental Toxicology and Chemistry sebulan setelah melahirkan anak ke empatnya membuatnya lagi-lagi harus fokus mendidik anaknya dibandingkan meraih karir. Baginya seorang ibu harus berpendidikan tinggi bukan sekedar untuk karir, tapi ilmu seorang ibu lebih dibutuhkan dalam mendidik anak-anaknya.
Desi NDesy Nuri adalah seorang peneliti di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana. Desy lahir dan tumbuh di Kota Soto Lamongan. Menyelesaikan pendidikan sarjananya di Statistika ITS dan melanjutkan program master di Flinders University dalam bidang kependudukan. Desy memulai harinya, baik hari kerja maupun hari libur dengan menjadi chef untuk Sadira, putri kecilnya. Melihat anak-anak Indonesia yang cerdas, percaya diri dan tidak kalah berprestasi dengan anak-anak dari negara lain adalah salah satu mimpinya, karenanya Desy bergabung dengan Bookstart Indonesia. Besar harapannya, melalui organisasi ini minat baca anak-anak Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu, dan pada akhirnya terbentuklah generasi yang hebat dan berprestasi sebagai bekal untuk membangun negeri.
Zikky1Lahir di Situbondo Jawa Timur sebagai anak bungsu dari dua beraudara dan besar di lingkungan pesantren sejak lulus SD sampai lulus SMA menjadikannya akrab dengan kitab-kitab klasik pesantren dan buku-buku filsafat sains modern. Tinggal di Asrama Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (Arab-Inggris) selama menjalani SMA di pesantren menjadikannya semakin akrab dengan bidang linguistik bahasa asing. Lulus dari S1 terapan di Jurusan Teknik Informatika PENS- ITS Surabaya. Selepas lulus S1 pernah bekerja sebagai software programmer dan web developer selama 3 tahun, kemudian melanjutkan S2-nya di jurusan Teknik Elektro ITS Surabaya dengan program studi Jaringan Cerdas Multimedia, yang kemudian dilengkapi dengan program Master Student Exchange di Hochschule Darmstadt University of Applied Sciences (h_da) di Jerman. Setelah pulang dari Jerman tahun 2012, saat ini dia bekerja sebagai dosen tetap dan peneliti di Departemen Multimedia Kreatif, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Kampus ITS Sukolilo Surabaya. Ditengah keaktifan mengajar dan menjadi pembimbing penelitian dan Tugas Akhir mahasiswanya di prodi Multimedia Broadcasting dan Teknologi Game, suami dari Nofa Ria Sagita, S.Si, M.Si ini sejak menjadi mahasiswa sampai sekarang masih aktif sebagai pengurus harian organisasi di beberapa organisasi sosial non profit.
GloriaDara 22 tahun kelahiran Quelicai, Timor Leste ini merupakan Blasteran suku Rote dan Jawa dan tumbuh dalam keragaman agama serta budaya Indonesia. Gloria atau Rindi adalah Sarjana Sains Program Studi Biologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 2009. Selama kuliah, Rindi aktif mengikuti beberapa organisasi, misalnya Gugus Disiplin Asrama, Komisi Pelayanan Anak Persekutuan Mahasiswa Kristen IPB dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas MIPA. Karena prestasinya, Rindi memperoleh beasiswa Prestasi Penunjang Akademik dari Dirjen DIKTI dan beasiswa Women’s International Club. Disamping itu Rindi menggemari crafting dan pernah bekerja sebagai asisten mata kuliah biologi. Gloria juga aktif terlibat dalam kegiatan pengembangan anak di panti asuhan, desa maupun jalanan karena impiannya ialah mewujudkan anak-anak Indonesia yang berkarakter unggul.
YayaYaya lahir di kota kudus pada 1993 silam dan merupakan anak pertama dua bersaudara. Dyah fachriyyati adalah nama doa dari orangtua saya yang berarti anak kebanggaan, orangtua memberikan nama tersebut bermaksud agar disetiap kesempatan, orangtua bangga dengan saya. Dari kecil Yaya suka menjuarai berbagai ajang perlombaan di bidang non akademik. dari mulai menggambar, qiro’ah, drama bhs. arab, dan vocal group. dan sekarang menekuni hobby menyanyi. Bakat seni pertunjukanya diekspresikannya dengan sering tampil mengisi acara seperti pantomim, menari, menyanyi.di kampusnya. Mahasiswi PG PAUD ini menjadi penggerak bookstart Indonesia agar dapat menginspirasi anak indonesia untuk selalu rajin membaca dan tetap dapat berkarya dalam berbagai bidang agar anak dapat berkembang seimbang antara prestasi akademik dan non-akademiknya.

Dept. Media & Public Relation

lia 1Lulusan Arsitektur ITS Surabaya ini lebih memilih menekuni dunia tulis menulis, yang merupakan hobinya selain traveling dan crafting. Lia tercatat sebagai salah satu penulis di Buku Malang Tempo Doeloe, karya Dukut Imam Widodo dkk, terbitan Bayu Media 2006. Mantan aktivis lembaga pers mahasiswa ITS ini juga pernah bekerja dengan beberapa LSM di Semarang dan Yogyakarta, untuk menerbitkan media publikasi dan bacaan bagi anak-anak korban gempa di Klaten dan Yogyakarta 2006. Ibu satu putra ini pernah bekerja secara profesional di beberapa media cetak, sebelum akhirnya memutuskan berhenti untuk mencurahkan seluruh waktu dan perhatiannya pada tumbuh kembang putranya.
denyDeny Lestiyorini Alumni Statistika ITS. Sejak kecil sudah jatuh cinta dengan buku dan selalu menyulam angan menjadi seorang penulis. Menjadi salah satu penulis cerita pendek di buku Kumpulan Cerpen (Be Strong Indonesia, Pelangi), Puisi (buku Untukmu Pena Inspirasi), termasuk kumpulan cerita anak (buku 22 Hari Bercerita). Mempunyai hobi memasak, menapakkan langkah disetiap sudut dunia, serta bercerita pada anak-anak dan tergabung di Indonesia Bercerita. Pernah menjadi pengajar di Kelas Inspirasi gerakan Indonesia Mengajar. Ingin sekali mempunyai perpustakaan dan sekolah gratis untuk anak-anak tunagrahita yang tidak mampu. Denny sangat mencintai dunia Marketing dan pernah bekerja di PT. Medifarma Lab. Inc dan PT. HM Sampoerna Tbk. Saat ini Deny sedang menyelesaikan studi masternya di ITS.
SheikaSheika Rauf saat ini berprofesi sebagai produser dan presenter program berita di Rajawali TV (RTV). Ibu dari Zola ini menyelesaikan pendidikan S1 nya di Sosiologi UI dan S2 di Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS), Paris, spesialis Asian Studies dengan konsentrasi riset pada Media dan Politik. Kecintaannya pada anak dan dunia nya membuatnya sempat aktif di kegiatan rumah baca pada saat kuliah dan sempat bekerja pada media perempuan, ibu & anak. Hobinya adalah senang berkumpul, mendengarkan kisah orang lain, terutama orang-orang yang menginspirasi dan berbagi cerita apa saja dengan orang lain. Sejak zola lahir, ia sudah mengenalkan dan membacakan buku setiap hari meskipun zola belum mengerti. Ia ingin menjadi orang yang bisa bermanfaat sebanyak-banyaknya untuk orang lain..
MarhamahSebagai lulusan Teknik Informatika ITS, ibu dari tiga anak ini pernah berkarir sebagai Product Development Engineer di PT Alstom ESI-Sby. Kecintaan pada pendidikan pernah menghantarkannya menjadi guru Ekstrakurikuler Komputer pada salah satu yayasan pendidikan di Surabaya. Setelah kelahiran putrinya (anak kedua), Marhamah hijrah ke Pandaan agar bisa lebih concern pada anak-anak dan keluarga. Marhamah kecil sangat senang mengunjungi perpustakaan, membaca, mengkliping, dll. Setiap Jum’at pagi ada sesuatu yang selalu ditunggu,majalah anak yang lagi tren masa itu, Bobo. Keterbatasan keadaan tidak memupuskan kecintaannya untuk membaca, seperti membeli koran bekas, mengunjungi rumah teman yang berlangganan majalah untuk meminjamnya atau sering bertamu ke rumah guru untuk mendapat bahan bacaan. Seperti kebanyakan anak-anak desa, Marhamah tumbuh dekat dengan alam. Hobi berpetualang di hutan, bermain di rawa, bersepeda ke pantai, dan naik gunung. Pengalaman ini membekas kuat dan menguatkan rasa untuk senantiasa mencintai alam dan merawatnya. Pengalaman ini pun yang hendak ditanamkan pada putra-putrinya dengan sering mengajak mengenal alam secara langsung. Dan membaca buku baginya menjadi pintu terbukanya wawasan yang bisa mengantarkan pada masa depan yang lebih baik.
IkaIka, begitulah alumni Teknik Informatika ITS ini biasa dipanggil. Beruntung Ika mempunyai orang tua yang telah mengenalkan Majalah Bobo, Mentari, dan bacaan anak lainnya sejak kecil. Tak heran Ika tumbuh menjadi orang suka membaca, bahkan dari kertas koran pembungkus nasi pecel. Baginya, “Buku adalah jendela dunia” begitu kata-kata bijak di sampul cokelat buku tulis SD. Berangkat dari membaca, Ika tetap memupuk cita-citanya sebagai penulis profesional. Puisi dan cerpen karyanya telah dibukukan dalam antologi cerpen dan puisi penerbit Indie. Sebelum memutuskan fokus pada keluarga, Ika bekerja sebagai Bussiness Process Analyst di salah satu perusahaan TI swasta nasional di Jakarta. Saat ini sambil bermain dengan putranya Ika mengelola toko online untuk Baby & Bunda. Ika berharap dapat melihat lebih banyak anak-anak Indonesia yang mencintai buku & bisa mengambil manfaat-manfaat positif darinya.

Dept. Fundraising

Dian UlanDian terlahir di Palembang, dan tumbuh besar di Medan, Lhokseumawe, Pasuruan, dan Surabaya. Dian meniti karir sebagai Production Analyst di sebuah perusahaan di Jakarta, dan kemudian beralih karir ke bidang telekomunikasi. Saat ini Dian adalah direktur dari perusahaannya sendiri yang beroperasi di bidang telekomunikasi di beberapa negara di dunia. Seumur hidupnya Dian tidak pernah tinggal di rumah yang sama lebih dari 6 tahun lamanya. Semejak masih bayi hingga telah memiliki anak-anaknya sendiri, Dian masih terus berpindah-pindah tempat tinggal. Meskipun selalu bingung saat ditanyai kampung halaman Dian berada di mana, Dian selalu menjawab bahwa di mana ada keluarga, dan di mana ada buku dan bacaan berkualitas, di situlah rumah dan kampung halamannya. Hobi Dian adalah hal-hal yang berhubungan dengan astronomi dan kosmologi, seperti membaca jurnal astrofisika maupun memandangi langit malam dengan teleskop bintang. Saat ini anak-anak Dian sudah memulai perpustakaan mereka sendiri, seperti yang ia lakukan semenjak kecil. Menjadi bagian dari Bookstart Indonesia adalah kebahagiaan dan kehormatan tersendiri bagi ibu muda yang selalu dengan rapi menyusun koleksi bukunya ini.
nikaNika adalah ibu dari 2 orang anak serta seorang entrepreneur pemilik dan pengelola toko online yang sukses dengan follower lebih dari 4500 orang. Di dunia maya Nika kerap dipanggil Mamut [mama mutia] dan dikenal sebagai pengelola NikaIkanShop dengan pembeli dari seluruh ndonesia. Lulusan Arsitektur ITS Surabaya ini sempat bekerja sebagai arsitek sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri dan memilih fokus pada usaha online, keluarga serta merawat dan mendidik putra-putrinya.
AjengAjeng adalah lulusan Jurusan Arsitektur ITS Surabaya. Mantan aktivitis mahasiswa ini telah berkarir sebagai awak media selama hampir sepuluh tahun terahir. Selain berkarir sebagai awak media Ajeng memiliki hobi menggambar dan merajut dan sangat mencintai dunia anak-anak.
IisIbu dari dua orang anak ini, selalu berusaha menumbuhkan kecintaan membaca pada anak-anaknya. Hal ini berawal dari pengalaman betapa sulitnya kesempatan membaca ketika ia kecil, karena di sebuah desa pinggiran kota Malang fasilitas untuk membaca atau memperoleh buku bacaan amatlah sulit. Saat ini aktivitas alumni Statistik ITS ini, selain sebagai ibu rumah tangga, adalah sebagai aktivis kampung yang mengumpulkan ibu-ibu sekitar untuk belajar bersama, belajar dengan ustadz yang didatangkan sebagai pengajar.
Tika WeTika We ini selalu ingat betapa gembiranya ketika menanti oleh-oleh buku sekembali sang Ayah dari luar kota. Selain itu, dongeng lokal atau pewayangan karya RA Kosasih merupakan cinta pertamanya pada buku. Saat masih SD, Tika membuat LKS bermodal buku pelajaran dan ensiklopedi yang dibacanya. Di saat yang sama, ia pun mendirikan Perpustakaan Anderson bersama kawan bermainnya di PG Pangkah, Kabupaten Tegal. Beranjak SMP, mantan wartawati SWA ini turut menghidupkan kembali mading SMP 1 Slawi. Kecintaannya pada mading berlanjut di SMA hingga dipercaya sebagai Ketua Mading SMA 1 Slawi. Kiprahnya di dunia kepenulisan bermula saat mengantar sahabatnya mengikuti “Lomba Menulis Opini Tentang Membaca” dan meraih juara pertama tingkat propinsi. Saat itu blogger TikaWe.com ini tak mengira, tulisannya pula yang mengantarnya menjadi Juara Olimpiade Statistika tingkat Nasional dan masuk ITS tanpa tes atas beasiswa DIKTI.

Dept. Logistik & Kualitas Buku

MayaMaya adalah ibu 2 orang anak yang saat ini berumur 8 dan 4 thn. Lulusan Statistika ITS ini sudah aktif di kegiatan kemahasiswaan membina anak-anak di sekitar kampus Keputih melalui “Sekolah Rakyat”. Sebagai ibu Maya yakin bahwa buku sangat penting untuk mengenalkan banyak tokoh, banyak tempat dan beragam pengetahuan pada anak-anak sehingga mereka bisa membangun mimpi-mimpi besar mereka. Melalui Bookstart Indonesia Maya ingin menjadi tetap termotivasi untuk membaca, sambil menginspirasi anaknya untuk juga cinta baca bersama dengan orang tua lainnya di seluruh Indonesia. Baginya tidak mungkin membentuk kecintaan anak pada buku tanpa keteladanan orang tua.
PrimaPerempuan Bandung kelahiran 25 Juni 1980 ini merupakan sulung dari tiga bersaudara. Sejak kecil Prima dikenal teliti & cermat dalam mengerjakan suatu hal. Karenanya kegemarannya merangkai puzzle, menyulam, membaca, serta membantu Ibunya membuat kue menjadi hobinya sejak kecil. Lulusan Statistika ITS ini menggeluti satu hobi merangkai manik-manik dari batu- batuan alam. Kekagumannya akan beraneka ragam batu-batuan inilah yang mendorongnya untuk mempelajari lebih dalam tentang seni merangkai batu (beading), hingga akhirnya setelah lulus kuliah memutuskan untuk mengambil kursus di Bead Hub Singapura hingga mendapatkan Creative Jewellery Arts Diploma, dan memulai untuk berwirausaha. Saat ini dia menetap di Surabaya bersama suami dan dua putri kecilnya, serta mempunyai sebuah toko di Surabaya yang dikelolanya sendiri.
RasyidRosyid adalah mahasiswa tahun terakhir di Statistika ITS. Pemuda kelahiran Lumajang ini memliki banyak sekali aktvitas seperti di BEM ITS dan menjadi volunteer di TEDxITS. Selain itu Rasyid pernah bekerja di Lontara Project dan saat ini masih bekerja di majalah Santri. Besar di Sidoarjo menjadikannya juga menaruh minat pada lingkungan hidup dan seni. Kecintaannya pada seni mendorongnya juga mengambil kuliah disain grafis di Desain Produk ITS yang membuatnya menjadi disainer grafis freelance untuk media online maupun cetak.
KhikmahDara kelahiran Pekalongan 1992 ini, sedang menempuh jenjang S1 di Jurusan PG PAUD Universitas Negeri Semarang. Selama kuliah, Khikmah beberapa kali telah memperoleh beasiswa Penunjang Prestasi Akademik dari Direktorat Jendral Perguruan Tinggi dan pernah mewakili Jurusan PG PAUD dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Fakultas. Karir organisasi Khikmah diantaranya adalah sebagai ketua himpunan mahasiswa Jurusan PG PAUD tahun 2012; staff bidang ekonomi di Green Scientists Society (Kelompok Karya Ilmiah FIP Unnes), serta aktif dalam berbagai kegiatan IMPPASI (Ikatan Mahasiswa PG PAUD Seluruh Indonesia) sejak tahun 2011 hingga sekarang serta beberapa kali menjadi volunteer untuk korban bencana alam pada berbagai kesempatan. Disiplin keilmuan yang digeluti serta kegemarannya membaca, mengajar, belajar dan peduli terhadap perkembangan anak-anak Indonesia, menjadikannya sangat antusias untuk bergabung dalam bookstart Indonesia.
FaridatulFaridatul lahir di sebuah desa di kabupaten Kudus dari kekuarga yg berprofesi sebagai guru pada tahun 1992. Anak kedua dari 2 bersaudara. sekarang masih berstatus mahasiswa semester 6 di program studi PG PAUD Unnes. ketertarikannya pada dunia pendidikan anak membuatnya ingin ikut berperan dalam mengurangi generasi yg kurang gemar membaca seperti dirinya,dengan membangkitkan kegemaran membaca pada anak sejak dini.

Dept. IT & Database

YustinOleh orang tuanya Yustina sudah dikenalkan buku sejak balita, dan karenanya menjadi kutu buku sejak masih kecil, bahkan saat sakit waktu kecil yang diminta bukan mainan tetapi majalah anak-anak. Kebiasaan ini dipercayanya sangat bermanfaat dalam perjalanan akdemik dan karir profesionalnya. Sebuah pikiran bawah sadar yang tidak saja menjadikan membaca buku sebagai keharusan tetapi sebagai sesuatu yang menyenangkan. Yustin adalah lulusan Jurusan Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor, baik untuk program S1 maupun studi Masternya. Selama kuliah mendapatkan beberapa beasiswa termasuk beasiswa dari Kementerian Riset dan Teknologi untuk meneruskan studi pada Sekolah Pascasarjana IPB program studi Ilmu Komputer. Sejak 2008, Ibu satu anak ini (dan sedang mengandung anak keduanya) bekerja di Badan Informasi Geospasial yang dahulu bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) hingga sekarang.
AbyAby meniti karir sejak tahun 2004 sebagai programmer, programmer lead hingga menjadi system analyst di Vico. Lulusan Teknologi Informasi ITS serta Master of Operation dari Universitas Indonesia ini, memang gemar sekali membaca dari didikan orang tuanya. Sebagai seorang yang bergelut di bidang teknologi informasi dan pemrograman komputer, Aby sangat paham bahwa keterampilan membaca dan memahami infomasi sangat diperlukan ditengah perkembangan teknologi informasi yang demikian cepat. Dan tentu saja bisa menikmati proses membaca akan sangat membantu.
YusaMasa kecil Yusa dihabiskan dengan kebiasaan membaca yang sangat kuat. Buku-buku cerita dongeng anak, cerpen, majalah, dan berbagai artikel dari koran jadi santapan sehari-hari bagi Yusa kecil sepulang sekolah. Perpustakaan menjadi tempat favorit untuk menyalurkan hobi membacanya. Kegemarannya sejak kecil ini membawa berkah tersendiri baginya. Banyak prestasi yang telah diperolehnya, diantaranya menjadi juara 1 pelajar teladan SMA tingkat Kabupaten Demak, juara 2 Olimpiade Fisika Tingkat Kabupaten Demak, dan juara 2 web desain tingkat nasional semasa kuliah adalah buah dari ‘kecanduan’ membacanya yang sangat tinggi. Yusa muda menyelesaikan kuliahnya di Program Studi Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor pada tahun 2008. Sempat mengabdi sebagai Dosen/Pengajar tidak tetap (mengampu mata kuliah Rekaya Perangkat Lunak dan Basis Data Client Server ) selama 1 tahun di Program Direktorat Diploma IPB jurusan Manajemen Informatika. Sejak tahun 2009 hingga sekarang, Yusa mengabdikan dirinya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) yang sekarang menjadi Badan Informasi Geospasial (BIG). Di sela waktu kerjanya Yusa masih aktif berkutat dengan hobi kecilnya membaca, menulis berbagai artikel komputer di IlmuKomputer.Com, diundang sebagai dosen tamu/pembicara untuk materi tentang Pembangunan Web, GIS, dan Aplikasi Mobile (Android).

Dept. SDM & Volunteer

lvIbu dua putri ini adalah alumni program studi Statistika ITS. Semasa menjadi mahasiswa aktif di berbagai organisasi kemahasiswaaan baik internal maupun eksternal kampus seperti UKM penalaran, FORSIS, serta Komunitas mahasiswa peduli lingkungan (KOPEL). Pengalamannya bermukim sebentar di Australia dan UK membuatnya menyadari bahwa pembinaan generasi di Negara maju telah dilakukan sejak usia sangat dini. Sejak dari mahasiswa merasa sangat suka dan bisa bergaul dengan anak-anak muda. Aktivitas kerja dan pergaulannya, membuatnya memiliki banyak teman dari berbagai kalangan.
sugengMantan ketua Himpunan Mahasiswa Statistika dan Anggota Senat Mahasiswa ITS ini memiliki jam terbang organisasi yang tidak sedikit, baik semasa menjadi mahasiswa maupun setelah lulus kuliah. Pergaulannya yang luas membuatnya dipercaya sebagai pengurus Ikatan Alumni Statistika ITS. Profesional Quality engineer di beberapa perusahaan ini, juga seorang pengusaha dan aktif di organisasi peternak Ettawa di Blora Jawa Tengah.

Sejak menduduki bangku Sekolah Dasar, pemuda kelahiran Bumi Bung Karno ini sudah aktif di berbagai kegiatan sosial kemasarakatan, semasa menjadi mahasiswa IMG_20140907_070411Administrasi Negara di salah satu perguruan tinggi di blitar, ia juga aktif di salah satu Badan Otonom Organisasi Islam Terbesar Pertama di Indonesai sebagai Ketua Pimpinan Cabang Blitar serta menjadi Ketua dan Pengagas berdirinya dua Lembaga Organisasi Kemasarakatan Pemuda yaitu OKP Gelang Brantas dan Kelompok Usaha Pemuda Produktif Kabupaten Blitar yang di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Blitar. pemuda yang saat ini menjadi pengajar bahasa asing di Kampong Inggris Pare sadar akan pentingnya perubahan serta melihat realita kehidupan anak – anak yang mengalami kecenderungan teknologi, yang pada ahirnya membuat malas membaca dan juga belajar maka ia memutuskan untuk bergabung dengan Book Start Indonesia untuk mengkampanyekan cinta baca di Indonesia.

.


Duta Bookstart Indonesia adalah individu yang menjadi perwakilan semua aktvitas dan gerakan bookstart di luar negeri. Duta Bookstart mewakili dan mengkoordinasi kerja-kerja bookstart di luar negeri yang meliputi penumbuhan kesadaran (awareness), fundraising, bookdrop ataupun kerja-kerja lainnya di negara/kota dimana sang duta bermukim.

Berikut adalah duta-duta Bookstart Indonesia yang sudah ada:

Lini Wilson | Glasgow – Scotland – UK

LiniSejak kecil suka baca buku, serta senang sekali tiap melihat anak-anak yang suka baca dan belajar karena itu untuk bekal masa depan kita nanti. Lulusan MSc Marketing dari Glasgow Caledonian University ini pernah menjadi jurnalis di KJB Pers Mahasiswa Universitas Trisakti dan sempat bekerja sebagai jurnalis di MRA Media Group Majalah BBC UK Magazine untuk anak2: Charlie and Lola dan In The Night Garden. Saat ini Lini tinggal di Glasgow dan bekerja di salah satu retail di UK.

Nika Suwarsih | Melbourne, Victoria – Australia

Nika suwarsih1

Ibu dua anak ini merupakan seorang PR di Australia dan telah tinggal di Melbourne selama beberapa tahun. Penggiat berbagai kegiatan komunitas Indonesia dan internasional di Melbourne ini pernah kuliah di Psikologi UI. Saat ini aktif dalam Multicultural women’s friendship Network, Do’a dan Dzikir Melbourne Inc., Laughter therapy group, serta beberapa organisasi komunitas lainnya. Di sela-sela kesibukannya membesarkan dua putranya, pengajar senam ini juga sedang berpartisipasi dalam jaringan Writes Victoria (worldwriting.com). Dengan background pendidikan Psikologi, memegang certificate di bidang Children Service, serta diploma di bidang counselling dan family support Nika Suwarsih sangat memahami betul pentingnya cinta baca untuk dikenalkan sejak dini pada anak-anak melalui cara yang baik dan benar.